TAJIL ON THE ROAD DPC PKS SUKAJADI

IMG20160619172023

bersemangat dibawah guyuran hujan
bersemangat dibawah guyuran hujan

Hujan yang mengguyur kota Bandung, tak meluluhkan semangat para kader PKS Sukajadi, untuk berbagi rezeki dengan menebar 2000 paket takjil gratis. (Minggu,19/06)

Suasana sore masyarakat kota, dengan lalu lalang yang padat, karena mau berburu-buru ingin berbuka di rumahnya. Membuat agenda ini sangat pas dilakukan di jalan raya Sukajadi yang terkenal macet bila sabtu dan minggu tiba.

takjil 1
“Sasaran kami, adalah pejalan kaki, penumpang angkot dan pengendara roda dua, sehingga tak susah ketika adzan maghrib karena takjil sudah ada” demikian ungkap Enan Sobana, selaku ketua Ansyitoh Ramadhan 1437H ini.

TOR kali ini, dimulai pukul 17.15, agak molor 15 menit karena tiba-tiba genset mengalami gangguan. Ditambah hujan yang turun, sehingga perlu tenaga ekstra untuk melindungi paket takjil dari basah.

Alhamdulillah, sampai waktu berbuka, paket yang berasal dari donasi para kader dan simpatisan ini ludes tersalurkan.

“Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan terimakasih kami ucapkan atas semua pihak, yang membuat lancar acara ini. Mudah-mudahan tahun depan kami akan melakukan agenda serupa”. Pungkas Agus Salim sebagai ketua DPC PKS Sukajadi.

takjil 2

KEMBALILAH KE ALQURAN SEBAGAI MINHAJUL HAYYAH

ust. M. Shodiq“Menjadikan Alquran sebagai Minhaajul hayyah (Pedoman Hidup) adalah sebuah keharusan bagi muslim Indonesia agar bangkit dari keterpurukan” Demikian dikatakan Ust. Muhammad Sodiq di acara Liqo Gabungan, yang merupakan rangkaian Ansyitoh Ramadhan, DPC PKS Sukajadi kota Bandung (ahad, 12/06/2016).

Bertempat di Graha Sejahtera jl. H. Yasin 36 Kota Bandung, liqo gabungan dimulai pukul 10.00, setelah diawali dengan tilawah bareng yang dikomandoi oleh Ust. Sumitra Abu Zaky.

“Alhamdulillah, peserta cukup banyak, dan yang hadir kali ini datang dari 7 group halaqoh ikhwan dan akhwat, yang ada di Sukajadi”. Demikian ungkap ust. Asep Rohmat sebagai ketua penyelenggara liqo gabungan ini.

Materi yang disampaikan ustadz M. Shodiq ini bertujuan mengajak jamaah, agar senantiasa mencontoh bagaimana Ashabul awalun dalam perlakuan terhadap Alquran, dimana kekhasan mereka selalu “sami’na Wa atho’na” atas apa yang disampaikan Rosululloh.

Beliau mencontohkan 3 riwayat, tentang ghiroh sahabat kala mendengar perintah dari Alquran.

1.Ketika Rasululloh menyampaikan larangan khamr (miras), para sahabat langsung menumpahkan khamrnya. Tak peduli berapa harganya, baik yang produksi atau yang konsumsi. Padahal khamr merupakan yang sangat digandrungi kaum Arab pada saat itu. Sampai-sampai ada penyair yang menggubah syairnya seperti ini,
“Wahai kalau aku mati, kuburkanlah aku di bawah pohon anggur, agar tulang-tulangku bisa merasakan nikmatnya buah anggur”
Syair itu melambangkan cintanya orang Arab pada khamr, tapi begitu datang ayat pelarangan, mereka langsung menuruti titah Rasulullah.

2. Ketika turun ayat wajibnya menggunakan busana muslimah, maka serta merta mereka menarik segala yang ada, walaupun gordyne atau seprei tempat mereka tidur. Tapi demi kecintaannya pada Alquran mereka langsung melaksanakan.

3. Kisah pengantin baru “Sahabat Hanzhalah”, di tengah mereguk manisnya bulan madu, lalu Rasulullah datang ke depan rumahnya sembari mengutip dua ayat dari QS Asshof tentang seruan jihad, maka dengan serta merta Hanzhalah langsung keluar dan bergabung dengan para mujahid lainnya. Tak peduli dengan istri tercintanya, tak peduli dengan nikmatnya pengantin baru. Dan didalam perang berkecamuk, beliau ditaqdirkan syahid di jalan-Nya. Allahu Akbar.

Haru biru dan penuh tanya para sahabat, karena jasad Hanzhalah berbeda dengan syuhada yang lain. Hanzhalah syahid dengan keadaan basah kuyup, dimandikan para Malaikat karena sebelum berjihad beliau belum sempat mandi Junub.

Itulah contoh pada era ashabul awwalun yang lebih familiar sebagai masa “Khoerul Ummah” (Sebaik-baiknya Ummat)

Sedangkan pada contoh kontemporer, ust Shodiq mengajak menengok masa kejayaan Andalusia di Eropa Barat. Karena Alquran dijadikan Minhaajul hayyah, maka selama 800 tahun Islam pernah berjaya di negeri Sepanyol sekarang ini. Adalah Thoriq bin Jiyad, yang menaklukkan dan menguasai Andalusia hingga islam mewarnai segala sisi kehidupan disana.

Di bidang teknologi, di Andalusia ada masjid di bilangan Cordova yang menerapkan teknologiAKUSTIK, dimana kecanggihannya sangat spektakuler yaitu dengan tanpa pengeras suara, orang yang paling pojok sekalipun dapat mendengar khotib yang berada di depan. Luar biasa di masa lampau tapi sudah ada teknologi maha karya sebagus itu.

Beberapa cendekiawan muslim besar telah tergores dengan tinta emas di sepanjang zaman dan menjadi peletak pondasi kebangkitan barat di kemudian hari. Namun hal itu tinggal kenangan, karena kemudian masyarakat Andalusia lupa dan melupakan Alquran. Ditambah masuknya Ghozwul Fikri yang diantaranya berupa alat musik “Gitar” yang merambah ke seantero negeri Andalusia saat itu. Dan menghipnotis masyarakat menjadi menyenangi alat musik ini. Yang sampai hari ini gitar trbaik adalah Gitar Sepanyol. Keadaan ini membuat Andalusia lambat laun menjadi hancur dan Islam hanya sebagai kebanggaan muslimin di masa lalu.

Ustadz yang saat ini berada di jajaran PUI Jabar ini, juga menyitir ungkapan salah seorang orientalis barat yang jujur, yang mengatakan, “Andai saja Thoriq bin Jiyad saat itu bisa menaklukkan bukan Eropa Barat saja, tapi seluruh daratan Eropa, maka sudah dipastikan, bahwa ilmu dan Teknologi saat ini, sudah maju 5 abad dibandingkan dengan sekarang”.

Hampir delapan abad lamanya Islam berkuasa di Andalusia sejak tahun 711 M hingga berakhirnya kekuasaan Islam di Granada pada tanggal 2 Januari 1492 M. Menyadari tentang jatuhnya keemasan Islam seperti itu, ustadz Shodiq merasakan kekhawatirannya kalau hal ini terjadi di Indonesia. Karena muslim di sini, sudah mirip dengan masa kejatuhannya Andalusia atau spanyol.
Di Indonesia, Alquran sudah beralih fungsi, hanya sebagai hiasan belaka dan sudah langka mentadhaburi. Ada juga yang mau membaca Alquran hanya
disaat ada kematian saja.

Agar Alquran tetap eksis di dada kita, maka ada 4 aktivitas yang harus dilakukan seorang Muslim.

1. Qiroah, dawam membaca Alquran.
2. Mentadabburi Alquran
3. Tafa’ul : melaksanakan Alquran
4. Adda’wah : mendakwahkan Alquran.

Dalam prakteknya, selalu saja ada penghalang mendakwahkannya. Oleh karenanya, setidaknya harus mengetahui dulu alasan para sahabat, sehingga tanpa beban melakukannya.
Mengapa para sahabat selalu bersegera dalam memdakwahkan Alquran ?
1. Mereka tahu kemuliaan tentang Alquran,
2. Mereka tahu dakwah berat, tapi hasilnya membentuk khoerul ummah
3. Mereka tahu kalau pahala dakwah itu besar.

Di akhir tausiyahnya Ustadz M. Shodiq memberikan tips berdakwah, agar dalam mendakwahkan Alquran, yang paling utama adalah kita harus pernah melakukannya. Jangan sampai kita menyuruh berbuat kebaikan tapi tak pernah melakukannya.

Sebagai contoh beliau bertutur, bahwa pada suatu ketika ada ulama besar bernama Hasan Al-Basri. Ulama besar ini diundang para budak untuk ceramah, dengan tema yang dipesan mereka yaitu “Keutamaan Membebaskan Budak”.
Akan tetapi setiap ceramah, Hasan al-Basri belum.pernah berdakwah dengan tema yang dipesan para budak tersebut. Sehingga sempet menimbulkan kecurigaan. Baru setelah rutin berdakwah pada hitungan ke 4-bulan, baru ulama tersebut membawakan tema “Keutamaan Membebaskan Budak”.
Dan setelah dikonfirmasi, mengapa membawakan tema tersebut setelah sekian lama ?
ulama tersebut menjelaskan, bahwa “saya baru membebaskan budak setelah beberapa hari, makanya saya berani mendakwahkan karena sudah mengalaminya”

RAKERCAB DPC PKS SUKAJADI 2016

peserta rakercab ikhwan

Dewan Pengurus Cabang PKS Sukajadi kota Bandung pada hari ini ahad (10/1) alhamdulillah telah selesai melaksanakan agenda rutin tahunan yaitu Rapat Kerja Cabang yang membahas tentang rancangan-rancangan ke DPC-an untuk setahun kedepan selama tahun 2016. Padahal DPD PKS Kota Bandung belum melaksanakan Rakerda bahkan untuk nasional saja Rakornas baru akan terselenggara dua hari lagi yaitu 12 sampai 13 Januari 2016. Hal ini membuktikan bahwa DPC PKS Sukajadi sealalu tampil didepan yang tak lepas dari gagasan sang ketua DPC Agus Salim yang tak mau berlama-lama untuk menyusun agenda dan pencapaian untuk tahun 2016 ini. Malahan pada mulanya Rakercab ini akan dilakukan bulan Desember 2015, hanya dikarenakan beretepatan dengan momen libur panjang sekolah, yang mana banyak kader yang berlibur atau mudik untuk bertemu dengan keluarganya.

Dalam paparanya ketua DPC PKS Sukajadi Agus Salim menghimbau kepada kader agar menselaraskan diri dengan Visi PKS 2020 yaitu menjadikan Partai Dakwah yang kokoh dalam berkhidmat untuk ummat, bangsa dan negara. Dan untuk mengokohkan diri tersebut maka tarbiyah atau liqonya yang harus lebih dipertajam. Dengan harapan pada akhirnya tagline ”Berhidmat Untuk Masyarakat” dapat terlaksana sehingga eksistensi partai bisa terlihat dari luar. Dan untuk mencapai target kerja setahun kedepan beliau mengharapkan agar lebih meningkatkan sinergi antar ikhwah yang sudah terbina baik selama ini.

peserta rakercab akhwat

Rapat yang dihadiri seluruh ketua bidang, Bidpuan dan ketua dpra se-kecamatan Sukajadi ini berlangsung tak sampai empat jam, karena sebenarnya rakercab ini hanya rangkaian dari pra-rakercab yang dilaksanakan oleh setiap bidang masing-masing pada bulan Desember tahun lalu. Sehingga pada rakercab kali ini para ketua bidang tinggal memaparkan program-program selama setahun kedepan dengan tetap mengacu Berhidmat Untuk Masyarakat. Dalam proses pemaparan ini yang alot hanyalah beberapa usulan dan pertanyaan dari peserta ke ketua bidang. Namun sebagai Partai Dakwah yang solid PKS tetap mengedepankan musyawarah yang santun. Sehingga menurut ketua Pelaksana ustadz Hasan Basri Spdi, ”Alhamdulillah RAKERCAB beres, tanpa ada kericuhan gebrak meja ataupun lempar kursi, semua berjalan lancar”

Sekedar evaluasi dari agenda yang telah dilakukan tahun kemarin, untuk tahun ini DPC PKS Sukajadi justru menambah agenda yang boleh dibilang sukses diantaranya di bidang kesra dengan penambahan Poskes mingguan berupa pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, yang asalnya hanya berlangsung di Cibogo Sukawarana untuk 2016 program primadona ini akan ditambah lokasi yaitu di Taman Marhamah Sukajadi yang memang sudah berjalan dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.

Selain itu bidang PEK yang kini bertransformasi menjadi BPJEK (Bidang Pemberdayaan Jaringan Usaha dan Ekonomi Kader) Telah melaunching bidang usaha kader berupa GS MART yang melayani kebutuhan pokok kader dan masyarakat sekitar. Bukan hanya itu saja bidang-bidang lain juga tak kalah menariknya dengan program-program untuk setahun mendatang. Kita berharap dengan ridho Allah agar semua bisa berjalan lancar. Apalagi dalam rakercab kali ini agenda kerja sangat gampang dievaluasi karena berkat pemikiran ketua bidang Humas dan Media Ratno Putro Sulistiyono yang telah melahirkan sebuah aplikasi kerja yang sangat memudahkan dan bisa diakses kapan saja bisa melalui komputer ataupun smartphone.

Di akhir acara ketua DPC PKS memberikan perlengkapan poskes kepada lima ketua DPRa berupa Tensimeter,termometer dan Stethoscope. Hal ini bertujuan untuk lebih memaksimalkan program kerja dalam hal pelayanan kesehatan dalam rangka berhidmat untuk masyarakat.

IMG-20160110-WA0011

Selamat Berhidmat

PENGURUS WILAYAH PKS JABAR 2015 s/d 2020

BANDUNG (12/11/2015) – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Jawa Barat melantik pengurus periode 2015-2020. Pelantikan dilangsungkan di Sekretariat DPW PKS Jawa Barat Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung, Kamis (12/11/2015).

Ketua DPP PKS Bidang Wilayah Dakwah Banten Jakarta dan Jawa Barat (Wilda Banjabar) Tate Qomarudin memimpin pembacaan sumpah pengurus pusat PKS dan diikuti oleh seluruh jajarannya. “Kami, pengurus wilayah PKS Jawa Barat bersumpah menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dengan menegakkan perintah Allah SWT dan menjalankan sunah Rasulullah SAW,” tegas Tate mengawali pembacaan sumpah.

Susunan pengurus yang terdiri dari Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW), Dewan Syariah Wilayah (DSW), serta Dewan Pengurus Wilayah (DPW), dibacakan oleh Sekretaris Umum (Sekum) DPW PKS Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya. “Bismillahirohmanirrohiim, Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera

Surat Keputusan Nomor 418/SKEP/DPP-PKS/1437 tentang Penetapan Struktur dan Kepengurusan Majelis Pertimbangan Wilayah, Dewan Syariah Wilayah, Dewan Pengurus Wilayah PKS Jawa Barat menetapkan nama-nama berikut sebagai pengurus wilayah,” kata Abdul Hadi memulai pembacaan pengumuman.

Berikut ini nama para pengurus DPW PKS Jawa Barat Masa Khidmad 2015-2020:

Ketua Dewan Syariah Wilayah : Abdul Jabar Majid

Sekretaris : Tetep Abdul Latif

Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah : Oded Muhammad Danial

Sekretaris : Qurtifa Wijaya
Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah : Ahmad Syaikhu

Wakil Ketua Umum : Ridho Budiman Utama
Sekretaris Umum : Abdul Hadi Wijaya
Bendahara Umum : Nur Supriyanto

Ketua Bidang Kaderisasi : Moh Sabikin

Ketua Bidang Hubungan Masyarakat : Teddy Setiadi

Ketua Bidang Pemberdayaan SDM dan Lembaga Profesi : Encep Sugiana

Ketua Bidang Pemberdayaan Jaringan Usaha dan Ekonomi Kader : Tedi Surahman

Ketua Bidang Kepemudaan : Haru Suandharu

Ketua Bidang Kepanduan dan Olahraga : Wawan Ruswandi

Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga : Sari Sundari

Ketua Bidang Pembangunan Keumatan dan Dakwah : Abdul Muiz

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada : Chairoman Juwono Putro

Ketua Bidang Polhukam : Sadar Muslihat

Ketua Bidang Seni dan Budaya : Ridwan Solichin

Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Petani dan Nelayan : Aep Nurdin

Ketua Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri, Teknologi dan Lingkungan Hidup : M. Supriyono

Ketua Bidang Kesra : Didik Agus Triwiyono

Ketua Bidang Daerah Dakwah 1 : Agus Kusnayat

Ketua Bidang Daerah Dakwah 2 : Jajat Sudrajat

Ketua Bidang Daerah Dakwah 3 : Faisal Hafan Farid

Ketua Bidang Daerah Dakwah 4 : Ruswa

Ketua Bidang Daerah Dakwah 5 : Heri Ahmadi

Setelah pelantikan dilanjutkan dengan rapat pengurus harian perdana pengurus DPW PKS Jawa Barat periode 2015-2020.*

LIQO GABUNGAN DPC PKS SUKAJADI

RESUME LIQO GABUNGAN

bersama : dr. Doni

Dalam menambah wawasan di kalangan kader Sukajadi, DPC PKS Sukajadi pada hari ahad, 8 Nopember 2015 melaksanakan Liqo gabungan yang bertempat di gedung Graha Sejahtera jl H. Yasin 36 Kota Bandung. Tema yang diusung kemaren seputar Kesehatan dengan pembicara dr. Doni.

Diawal pembicaraan dr. Doni mengajak kader supaya dalam mencapai tubuh yang sehat yang perlu kita miliki adalah ilmunya dulu. Banyak sandaran soal kesehatan dalam alquran, yang salah satunya terdapat dalam Qs. Almuddatsir ayat 4: “Dan pakaianmu bersikanlah”. Kandungan dalam ayat tersebut, sangat universal dan bisa digunakan untuk kalangan medis.

Menurut dr doni, bahwa sehat adalah sebuah kondisi dimana baik dari pikiran, rohani dan jasmani yang disertai produktifitas.
Beliau mencontohkan bagaimana Rosululloh adalah orang yang kuat dalam segala hal baik kuat dalam fisik dan juga pikiran (rohani).
Kekuatan fisik Rasulullah yg kuat ini sempat dibuktikannya dengan
Bergulat dg calon sahabat sampai 3 kali. Karena si calon sahabat tersebut membuat persyaratan mau masuk islam asal rosul mau mengalahkan bergulat sampai 3 kali dan dengan kekuatan nya orang tersebut dapat dikalahkan.

Banyak hal yang didapatkan bila fisik kita kuat, yang diantaranya bisa melakukan rutinitas ibadah kita lancar dan benar serta lebih khusu.
Dalam hal ini beliau memberi ilustrasi dengan kisah seorang pasiennya yang masih muda dan berada di usia produktif yaitu umur 35 tahun.
Tapi karena memiliki kadar asam urat tinggi hingga di angka 12 dan berakibat rasa sakit yang teramat sangat di jempol kaki kanannya, sehingga posisi tahiyat akhirnya tidak sempurna.

Prilaku sehat perlu diawali dari mind set secara rohani dan mind set secara fisik.
Sangat berpengaruh terhadap kesehatan terutama dalam pola makan, pola hidup, di lingkungan mana kita hidup sampai sirkulasi udara di sekitar kita.

Beliau juga mengingatkan bahwa dalam hal penanganan dikala sakit jangan sampe terlambat. Pertolongan pertama dengan cara tradisional bisa dilakukan hanya untuk sementara saja. Dan bila sakit berlanjut penanganan ke dokter harus dilakukan. Oleh karena itu, diharapkan kader memiliki kotak P3K dirumah dan ketahuilah insyaallah berbuah pahala dengan membeli peralatan tersebut di rumah. Sediakan minimal parasetamol, oralit, obat merah dan perlengkapan P3k lainnya. Hal ini sangat sederhana tapi besar sekali manfaatnya.
Setelah melakukan pertolongan pertama, lanjutkan pengobatan dengan proses yang benar.

Selanjutnya dr. Doni menyampaikan akan pentingnya imunisasi. Terkait isu yang melebar saat ini tentang dampak dan bahan vaksin imunisasi yang ada enzim babinya. Hal ini membuat masyarakat bahkan dikalangan kader sendiri menjadi enggan melakukan imunisasi buat anaknya.

Imunisasi ada dua jenis ;
1. Imunisasi pasif yaitu dengan memberikan asi.
Dengan memberikan Asi terhadap bayi hal ini bisa berefek terhadap kekebalan tubuh menjadi lebih baik.Hanya saja sifat dari imunisasi pasif ini berlaku sebentar.

2. Imunisasi aktif
Karena sifat imunisasi pasif sebentar maka imunisasi yang aktif perlu diberikan karena sifat imunisasi tersebut berlangsung lama.
Dalam membahas imunisasi aktif tersebut dr. Doni merujuk ke blog dokter piprim. Di blog drpiprim.blogspot.com dijelaskan bagaimana sejarah dan hal ikhwal yang menyangkut imunisasi.

PENGAJIAN AHSANU AMALA

Bagi yang haus ilmu, selain liqo gabungan pagi harinya. Sore harinya secara rutin tiap ahad ada kegiatan Majelis Taklim Ahsanu Amala di masjid Pusdai jalan diponegoro Kota Bandung yang merupakan kerjasama Yayasan Amal terbaik,Pusdai dan Ikadi.

Pemateri sore kemarin, ahad, 8 november 2015 adalah ustadz abu syauqi (Pendiri Rumah Zakat) Dengan tema ” Membangun Kekuatan Umat bag:2″

Dalam tausiyahnya abu memaparkan terdapat Dua pilar yg dimusuhi oleh musuh islam ;
1. Ekonomi
2. Kekuasaan

Abu menukil ungkapan imam ibnu taimiyah yang menyatakan “bahwa negara dan agama sungguh saling berkaitan, kekuasaan negara yang bersifat memaksa jika dipegang bukan orang beriman maka agama berada dalam bahaya”.

Dalam bidang ekonomi musuh islam sangat menginginkan kalau masyarakat muslim itu harus miskin agar tidak berdaya.
Oleh karena itu fondasi ekonomi seorang muslim harus dibikin kuat dengan semangat menegakkan Agama Allah.
Abu mengingatkan bahwa dalam berbisnis jangan semangat mencari uang, tapi semangat menegakkan agama Alloh dg semangat yg baru yang harus terbangun menjadi sebuah mind set.

~> Seorang muslim jangan pantang menyerah dalam menggapai hasrat untuk membuat ekonomi kuat. Niat yang tulus dengan semangat menegakkan Agama Allah maka jalan terbentang luas.

Penyakit yang terjadi pada umumnya adalah momok kegagalan. Sehingga banyak yang beranggapan kalau gagal berada di selatan maka sukses berada di utara. Padahal gagal dan sukses adalah rangkaian dalam satu jalan. Semua akan terlewati dan harus dihadapi.

Abu juga memberikan contoh orang terkenal dunia yang justru banyak gagalnya yang kemudian mengalami kesuksesan.
Albert einstein yang dikenal manusia jenius dengan kapasitas IQ 200 lebih, justru dia seorang yang kurang beruntung dalam pemikirannya sehingga gagal masuk perguruan tinggi. Tapi setelah gagal albert einstein mempelajari bagaimana susunan otak dan cara kerjanya sehingga pasca mempelajari hal tersebut, akhirnya dia berubah bahkan menjadi orang jenius dengan IQ diatas rata rata.

Selain Albert, abu juga bercerita bagaimana tokoh yang sukses lain yang berangkat dari banyaknya kegagalan. Abraham lincoln, F.keneddy, Alfa edison, kolonel sanders dan tokoh besar dunia lainya. Abu sengaja memberikan contoh non muslim tidak bermasud apa-apa hanya buat tambahan pemikiran jamaah tentang pentingnya membangun kepercayaan diri yang disertai kegagalan.

Sukses dan GAGAL itu satu arah, karena kegagalan bagian dari sukses.
Kelumpuhan orang berpikir terletak pada takut kegagalan.
Inilah yang harus dibangun pada pribadi muslim. Dan tak lupa selalu membuat plan dalam meraih tahap-tahapnnya. Disertai langkah yang konsisten dan kongkrit.

Abu juga menyinggung bahwa di era informasi sekarang ini orang dengan mudah mendapatkan ilmu. Tapi ilmu saja tidak cukup karena yang terpenting adalah semangat, tekad dan kepribadian.

Membangun mind set bhw kita akan sukses selalu dihadirkan setiap saat.

Tiga masa yang sudah dilalui yaitu :
1. Era pertanian …. Manusia bertani
2. Era industri…. manusia bekerja
3. Era informasi…. manusia berbisnis

“Hanya orang yang mengalami kegagalan besar-besaran yang akan mendapatkan kesuksesan besar-besaran” ( F.kennedy)

Apa yg harus kita lakukan agar kita survive dlm berbisnis ?
(tema bulan depan)

INDAHNYA BERBAGI DALAM MUSDA 4 PKS

IMG_20151104_175118
Allah menciptakan manusia dan jagad semesta pada umumnya, sungguh Maha sempurna dengan penuh keseimbangan. Tidak semua sama tapi Semua tercipta secara berpasangan. Ada yang beruntung ada pula yang merugi. Ada yang kuat tapi dibalik sana ada pula yang lemah. Dalam hal rezeki juga demikian, Ada yang memiliki rezeki berlebih tapi ada pula yang berada dibawah garis kemiskinan.
Dengan semangat berbagi inilah DPC PKS SUKAJADI menangkap fenomena ini dengan bagi-bagi beras hingga 250 paket yang terdiri dari masing-masing 2,5kg per paketnya.

Beras yang sejatinya terkumpul murni dari setiap kader merupakan bakti nyata semangat yang terus menyala dalam berkhidmat buat masyarakat dan rasa bersyukur atas kelebihan yang dimiliki.

Kita semua adalah bersaudara maka sudah layaknya kita bisa merangkul mereka. Meskipun tidak bisa sepenuhnya, tapi setidaknya bisa sedikit mengisi kekurangan mereka. Dan paling utama adalah silaturahim kader dengan masyarakat.

Dengan turun ke lapangan secara langsung ternyata banyak manfaat yang bisa kita peroleh yang diantaranya bisa memperkuat ukhuwah dengan warga dan berbagi kebahagiaan karena sedikit membantu kekurangan mereka.

Selain berbagi beras Kader DPC PKS Sukajadi juga telah ikut ambil bagian dengan melakukan donor darah pada hari selasa, 27 oktober 2015 dan Baksos berupa pelayanan kesehatan gratis di jalan cibogo pasteur pada hari minggu, 1 november 2015.

Rasulullah SAW bersabda,
“Seorang muslim bersaudara kepada sesama orang muslim, tidak boleh menganiayanya dan tidak boleh dibiarkan dianiaya oleh orang lain. Dan siapa menyampaikan hajat saudaranya, niscaya Allah menyampaikan hajatnya. Dan siapa membebaskan kesukaran seorang muslim di dunia, niscaya Allah membebaskan kesukarannya di hari kiamat. Dan siapa yang menutup aurat kejelekan seorang muslim niscaya Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat.” (HR. Bukhari Muslim).

Sampai jumpa dengan musda 5, lima tahun yang akan datang. (Tiesna)

TAFSIR QS ANNAS

Resume kajian
“Majelis Taklim Ahsanu Amala”

Bersama :
Ust. Khozin Abu Faqih, Lc.

Tema:
“Kajian Tafsir Al-Quran”

Qs. Annas (Qs.114)

Tugas utama manusia adalah beribadah, dan tempat ibadah itu adalah di dunia. Akan tetapi dalam perjalanannya manusia dihadapkan dengan musuh yang nyata yaitu syaitan/iblis. Sehingga sinyal peribadatan nya berbeda dalam hal frekuensinya. Ibarat sinyal handphone ada yg sinyalnya penuh, ada yg 4,3,2,1 bahkan ada yg tak punya sinyal sama sekali.

Itu disebabkan karena dunia ini didesain dengan banyak permainan. Ketika seseorang mau beribadah maka saat itupula ada game/permainan yang menghalangi dengan campur tangan syaitan didalamnya.
Karena banyak hal kesenangan itulah, maka banyak manusia yg lupa akan manual booknya atau panduan hidupnya yaitu Alquran.

Kalau dirunut ke belakang sejarah manusia dengan leluhur kita adalah Nabi Adam ternyata berasal dari Surga. Hanya karena memakan buah khuldi (note:yg memberi nama pohon khuldi ternyata syaitan) maka manusia diturunkan ke dunia. Nah, agar kembali lagi ke surga itulah maka manusia diberi panduan hidup agar selamat dan kembali ke surga melalui panduan hidup berupa Alquran.

* Tujuan kajian Tafsir Qs Annas :
1. Mengenal Qs Annas
2. Menterjemahkan Qs Annas
3. Mengkaji
4. Mengambil pelajaran

Qs Annas merupakan surat ke 114, diturunkan di mekah dan terdiri dari 6 ayat.

Dalam Qs Annas disebutkan ada Robb dan ilah, dalam konteks terjemahan sering diartikan sama sebagai “Tuhan” padahal ada perbedaan dlm tujuan nya.
Kalau Robb bermakna Yakin akan keberadaan Allah. Sementara Illah bermakna sikap kita terhadap keyakinan tersebut.

KAMDUNGAN QS ANNAS :
Menggambarkan bahwa manusia adalah makhluk yang lemah. Sedangkan musuhnya sangat perkasa yaitu syaitan. Karena lemah itulah maka manusia dalam melaksanakan tugasnya untuk beribadah di dunia ini diwajibkan mencari perlindungan yaitu Allah swt.

3 sifat manusia dlm mencari perlindungan :
1. Mencari perlindungan kepada sesama manusia maka manusia akan mengetahui siapa dirinya (ma’rifatunnafs)
2. Mencari perlindungan kepada Allah (Robb,almalik,ilah) maka manusia akan mengenal siapa Allah (ma’rifatulloh)
3. Mencari perlindungan dari syarril waswaasil khonnas maka manusia akan mengenal siapa musuhnya (ma’rifatuladuw)

*** Mengenal musuh (syaitan):
– sifatnya selalu berbisik
– kerjanya membisikkan melalui aliran darah manusia
– wujudnya dari jin dan manusia.

Karena hal itulah maka manusia harus sadar dan waspada.
Dihadapan Allah untuk menggapai surga seorang mukmin memiliki bekal berupa shalat,shaum dan zakat tapi berkat musuhnya syaitan telah memperdaya dengan amal jelek sehingga kelak manusia menjadi muflis (bangkrut).

Bukan itu saja bahkan tiket masuk surgapun yaitu iman banyak yg direbut oleh syaitan.

Pembisik ada dua :
1. Jin
a. Kita tidak mengerti bagaimana proses nya,tapi kita mengetahui pengaruhnya dlm jiwa dan realita kehidupan.
b. Pertarungan antara Adam dan iblis telah berlangsung lama
c. Syaitan telah mengumumkan perang kepada manusia karena didorong jiwanya yg jahat dan kesombongan serta kedengkian
d. Syaitan telah mendapatkan izin dari Allah untuk memusuhi manusia
(Qs. Al-isro : 61-75)
e. Setiap manusia mempunyai qorin (jin dan malaikat) termasuk rosul pun sama. Cuma jin qarin yg menyertai rosul telah masuk islam atas izin Allah.
f. Syaitan ikut berada dalam aliran darah manusia

Setiap manusia yg terlahir di hatinya ada pembisik, jika manusia ingat Allah maka musuh itu mundur. Dan jika manusia lupa sama Allah maka musuh itu mendekat dan membisikkan (alwaswas _ alkhonnas) (HR. Alhakim).

BENTENGI DARI SYAITAN
1. Allah menjadikan iman sebagai benteng bagi manusia
2. Allah menjadikan dzikir sebagai bekal bagi manusia
3. Allah menjadikan ta’awud sebagai senjata bagi manusia.

(masih berlanjut pekan depan…..)

SETETES DARAH DEMI KEMANUSIAAN

Jujur  saja ketika saya menyebut kata Donor Darah, terbersit dalam batin saya kalau orang yang mendermakan darahnya pastinya bagai pahlawan kemanusiaan. Karena sesuatu yang sangat berharga dalam raganya harus disumbangkan pada orang lain.
Hal ini pula, ketika DPD PKS Kota Bandung melalui Musda ke-4 mencanangkan aksi donor darah sebagai bentuk khidmat ke masyarakat maka sayapun bertekad untuk memberanikan diri berdonor. Mengapa ada kata memberanikan diri ? Karena selama ini selalu ada rasa waswas juga ketika mendengar cerita orang. Yang katanya jarumnya lebih besar dari biasanya, habis donor suka pusing,lemes bahkan katanya lebih ekstrim lagi ada yang bilang bisa bikin pingsan.

Setibanya di PMI kota Bandung, sebagai pemula sudah barang tentu rada canggung, apalagi waktu pendonor spesial dari PKS sudah selesai jam 12.00, sementara saya datang jam 13.00. Sehingga pendonor temen-temen dari pks sudah pada pulang. Sewaktu ngisi form pendaftaran sebenarnya rada ragu juga sih, soalnya ada isian riwayat penyakit yang pernah diderita.
Wah, jangan-jangan tidak bisa donor darah nih, karena berdasar  riwayat penyakit, beberapa bulan lalu terdeteksi ada batu ginjalnya. Tapi bismillah deh, kalau pun gagal insyaallah sudah tercatat satu kebaikan. Berbaik sangka sama Allah tidak dilarang kan ?

Setelah ngisi form soal data kita, berikutnya tinggal nunggu panggilan dokter untuk cek kesehatan layak atau tidaknya kita jadi pendonor. Seperti berat badan, tensi darah, Hemoglobin,golongan darah dan selanjutnya diambil sampel darah. Setelah diambil sampel darah tinggal duduk manis menunggu panggilan. Sambil mengusir rasa tegang sekali kali bercanda sama anak, karena si kecil saya bawa ikut serta.

Akhirnya setelah nama saya dipanggil, sayapun langsung masuk ke ruangan dan ancang-ancang mencari tempat yang kosong. Tapi didalam ditegur ustadz Endrizal anggota dewan DPRD Kota yang ternyata mendonorkan darah juga saat itu. Ustadz bilang, “kang kesana dulu cuci tangan sampai lengan!” Hehehe….. kirain langsung duduk lalu diambil darah. Dan ditempat cuci tanganpun lagi-lagi tak bisa ngeluarin air. Untung ada pegawai yang ngasih tahu, “pak, tekan pake dengkul biar airnya keluar” Ya ampun baru nemu nih, keran air yang ditekan menggunakan dengkul.

Screenshot_2015-10-27-14-33-26

Waktu perawat mengambil darah ini pula lagi-lagi menghindari rasa tegang, saya sedikit nanya-nanya sama perawat. Pokoknya biar tidak stress dah, apapun saya tanya yang sebenarnya pertanyaan nya tidak penting-penting amat hingga kantungpun penuh dan Alhamdulillah proses donor darahpun selesai.
Dan  perawat bertanya, apakah saya pusing atau tidak? Tapi Alhamdulillah saya tak merasa pusing sedikitpun. Dan di seberang saya ada akh Deni kader Cibiru yang kemudian badannya disuruh berbaring datar karena setelah pengambilan darah ada rasa pusing katanya.

Setelah proses selesai, saya siap-siap saja mau pulang. Baru ada yang memberitahu kalau dengan mengunjukkan kartu donor berhak mendapatkan cemilan gratis di cafetaria pendonor. Wah, ternyata sudah di cek darah gratis dapat makanan gratisan pula. Buat saya sih ini bukan cemilan biasa tapi full protein. Ada susu murni, bubur kacang lengkap sama roti dan diakuinya.

Jadi buat teman-teman semua, tak usah banyak mikir kalau berderma darah. Coba saja bayangkan kalau kita cek darah ke Laboratorium pasti berbayar deh. Dengan donor darah, kita bisa tahu kalau ternyata kita dinyatakan layak dan sehat untuk menjadi pendonor. Dan satu hal yang membuat saya senang ternyata donor darah tak seperti yang dikatakan orang-orang, karena saya tak merasa pusing, mual atau keluhan apapun. Bahkan yang ada rasa bugar dan seperti ada energi positif yang mempengaruhi jiwa. Hal ini terjadi Karena merasa bahagia telah ikut membantu orang yang membutuhkan setetes darah untuk kelangsungan hidupnya.

Bahkan sempat bincang-bincang di cafetaria dengan seorang bapak yang sudah mendonorkan darahnya yang ke 123  bahwa dengan donor darah selain sebagai
bentuk kepedulian sosial juga sumsum tulang kita jadi terangsang untuk menghasilkan sel darah merah baru. Ini akan membuat organ pembentuk darah kita untuk berfungsi lebih efektif dan sel-sel aktif.