Touring Arjasari, Agus Salim Ingatkan Kader Agar Pks Terasa Oleh Masyarakat

 

sesaat setelah santap nasi liwet
                          sesaat setelah santap nasi liwet


Rangkaian agenda Ramadhan 1438 H, diakhiri dengan touring ke Arjasari kabupaten Bandung untuk para ikhwan, dan halal bihalal di gedung Graha Sejahtera Sukajadi untuk kader akhwat (9/7/2017).  Masih dalam suasana liburan sekolah, dan  karena  alasan syar’i lainnya, membuat  acara ini tak sebanyak diikuti tahun sebelumnya. Namun hal ini tak mengurangi kemeriahan  dan rasa syukur atas lancarnya semua agenda Ramadhan tahun ini.

Halal Bihalal Akhwat 2017
                                                            Halal Bihalal Akhwat 2017

Bertempat di Vila Mamah Entin dengan suasana pedesaan yang  masih asri, Agus Salim selaku ketua DPC PKS Sukajadi, mengingatkan agar kader tak berhenti untuk membuat keberadaan partai terasa dan bermanfaat bagi masyarakat. Lebih lanjut beliau mengingatkan akan kesiapan menjelang pilkada serentak 2018 supaya  memaksimalkan KORWE yang sudah ada, atau menambah Korwe kalau belum ada. Kontestasi Pilkada yang untuk tahun depan akan memilih Walikota Baru kota Bandung dan Gubernur baru Jawa Barat ini,  diharapkan agar betul-betul  dilakukan dengan semangat dan kerja keras yang lebih tinggi. Niatkan selalu sebagai ladang  ibadah, karena PKS yang merupakan organisasi politik yang islami, insyaallah semua yang dilakukannya juga bermakna ibadah.

 

 

Touring kali ini, peserta disuguhkan dengan acara Mancing Mania, sehingga yang memiliki hobi ini dapat menyalurkannya. Lain lagi dengan orang tua yang memiliki anak-anak, pilihan berenang di Waterboom  Yasmin Kartika Suri menjadi pilihannya. Semoga acara ini dapat melenturkan urat syaraf dan menambah vitalitas kader dakwah, untuk terus melangkah dan berkarya demi Bandung yang lebih baik dan Indonesia pada umumnya.

waterboom Arjasari
                                                                            waterboom Arjasari

DRIVER OJEK ONLINE KESENGSEM SAMA PKS

Suasana Poskes di Cibogo - Sukajadi
                                        Suasana Poskes di Cibogo – Sukajadi

 

“Halo pak, saya sudah siap di depan nih”, suara driver ojek online itu, menyapa saya yang pagi itu terasa terburu-buru karena waktu sudah cukup siang untuk persiapan logistik Poskes  yang saban minggu pagi diadakan di jalan Cibogo samping tol Pasteur Sukajadi. Senyum ramah sang driver  tersungging dari bibirnya  sambil memberikan helm,sementara matanya tertuju ke tshirt yang saya kenakan.

 

“Mau kemana pak?”  tanyanya,  sedangkan   matanya belum lepas dari tulisan yang ada di T’shirt saya dengan PKS  No 3. “Tolong antar saya ke jl Cibogo ya pak” pinta saya sambil berharap semoga tidak kesiangan datang ke lokasi. “Bapak dari PKS ya?”, sambung dia selang beberapa menit perjalanan. “iya kang,” jawab saya singkat. “wah, sebenarnya saya mah suka malu sama orang PKS teh”. “malu kenapa kang?” timpal saya sambil mau tahu, ada apa sebenarnya yang berada dalam benak ayah muda ini. “maklum pak,saya mah orang baragajul” timpalnya.”Terus apa hubungannya dengan orang PKS?” Cecar saya seraya memiringkan muka,agar kuping saya bisa jelasmendengar apa yang diucapkan sang Driver. “saya mah orang ga bener, kalau orang PKS kelihatannya sholeh-sholeh. Terus rasa sosialnya yang tinggi. Kalau menolong orang tak pernah minta bayaran”.

 

“oh gitu ya, sebenarnya sama saja kang, yang namanya orang pasti ada sisi baik dan sisi jeleknya. Dan semua partai juga memiliki tujuan yang sama yaitu mau mensejahterakan masyarakat Indonesia,cuma dari cara dan strategi saja  yang berbeda”  hehe… jawaban saya semoga bijak.

“Iya sih pak, tapi saya melihat dan merasakan sendiri kalau ternyata kader PKS tuh pada baik-baik. Di mushola tempat  tinggal saya saja, yang rajin ngisi pengajian dan sholat berjamaah itu kader PKS. Orangnya ramah-ramah, rumah tangganya adem ayem. Pokoknya bikin ngiri saya melihatnya” demikian penjelasan kang Aris nama driver itu sambil diselingi senyuman yang terkekeh-kekeh.

“oya, bapak pakai baju pks, apa ada acara seputar PKS ?” Tanya kang Aris lagi , sementara hati saya masih  mencerna apa yang yang diungkapkan orang ini sebelum pertanyaan barusan.  Beberapa menit  lalu, dia bilang kalau kader PKS Sholeh, selalu berjamaah di masjid, orangnya ramah-ramah dan rumah tangganya yang selalu romantis,demikian yang saya tangkap dari paparan pria ini. Sebuah penilaian orang luar yang tulus ini, bagaikan tamparan bagi kader seutuhnya agar senantiasa menjaga image yang baik ini.

 

“Saya ke jalan Cibogo pasar tumpah ini,mau menghadiri acara Poskes kang. Acara ini merupakaan agenda pekanan DPC PKS Sukajadi. Di tempat ini, masyarakat yang lewat bahkan sudah ada yang rutin tiap pekan hadir untuk cek kesehatan.  Bapak atau keluarga yang lain mau tes tensi darah, kolesterol, asam urat dan gula darah,  bisa datang rutin ke Poskes PKS yang untuk daerah Sukajadi, kami memiliki dua tempat pelayanan, selain di Cibogo ada juga yang di Taman Marhamah depan hotel Sukajadi” . Terang saya pada kang Aris ini.

 

“Bayarnya berapa pak?”, timpal sang driver ini.

“kalau untuk cek tensi mah gratis kang, kalau untuk  cek darah seperti  asam urat,gula darah, kolesterol memang berbayar tapi super murah kalau dibandingkan dengan pengecekan di tempat lain. Karena tujuan kami meringankan beban masyarakat terutama yang tak mampu. Kalaupun bayar, itu hanya sebatas untuk mengganti  harga beli peralatan saja. Untuk cek gula darah taripnya Rp. 10.000, untuk asam urat taripny Rp. 13.000 dan untuk kolesterol cukup bayar Rp. 20.000 saja”. Penjelasan saya membuat  orang  ini terus bergumam kalu PKS memang luar biasa katanya.

 

Obrolan ringan kami terus berlanjut sampai pembahasan tentang pilkada DKI dan pilkada Jabar tahun depan. Beliaupun berharap agar PKS tetap pro rakyat dan akan selalu berada di hati rakyat. (Tiesna)