Futsal Perdana Pasca Lebaran

Team Futsal Sukajadi
Team Futsal Sukajadi

 

Lebaran Idul Fitri baru sepekan berlalu, sebagian kader PKS Sukajadi masih menikmati suasana bersilaturahmi  bersama keluarganya di  musim mudik tahun ini. Namun yang tidak keluar kota, sabtu pagi (01/07/ 2017) digunakan untuk melanjutkan rutinitas olahraga Futsal, yang selama bulan Ramadhan diliburkan. Walaupun formasi belum lengkap, tapi buat pemanasan cukup membuat rasa kangen setelah hampir enam pekan tak main Futsal.

 

Agenda Futsal yang merupakan program Bidang Kepemudaan dan Olah raga (BKO)  ini, sudah berlangsung 13 tahun, yang  rutin tiap sabtu pagi di lapang Futsal 0range Home 76  yang berada di kawasan jalan babakan jeruk kelurahan Sukagalih, Sukajadi kota Bandung.  “ Para kader dengan sukarela urunan untuk menyewa lapangan dengan biaya Rp. 160.000 / 2 jam. Tapi karena kerjasama pemilik lapangan dan PKS Sukajadi sudah tergolong lama, maka alhamdulillah ada discount khusus”. Demikian diungkapkan Ujang Sumantri salah seorang  team BKO yang menangani bagian logistik. Dia juga menjelaskan bahwa selain futsal, BKO Sukajadi  memiliki agenda Senam Nusantara tiap pekan, Hiking tiap 3 bulan sekali, renang setiap sebulan sekali, dan tenis lapangan tiap minggu siang. Dan ada olahraga lain, yang kegiatannya belum konsisten  seperti  futsal yakni bela diri dan memanah.

 

Agenda olah raga ini sebenarnya bukan diperuntukkan bukan kader semata, tetapi sering diikuti juga oleh kalangan masyarakat terutama para simpatisan. Tujuan olah raga itu sendiri sebagai usaha dalam menjaga kesehatan sebagai manivestasi rasa syukur dan aktualisasi salah satu pesan Rasulullah SAW, bahwa muslim yang kuat lebih dicintai Allah SWT dari pada muslim yang lemah.

Futsal Sukajadi

Mabit Bikin Ruhiyah Makin Menggigit

peserta mabit ramadhan 1438 H
peserta mabit ramadhan 1438 H

Rangkaian agenda Ramadhan DPC PKS Sukajadi kali ini adalah, Mabit yang dilaksanakan di masjid Baiturrahman yang berada di bilangan kompleks Setra Indah, kelurahan Sukagalih (20/07/2017). Acara yang dimulai ba’da shalat tarawih ini, dibekali tausiyah oleh ustadz Sumitra dengan mengangkat tema “Bersahabat Dengan Alquran”. Dalam paparannya beliau menyampaikan, bahwa dalam kandungan Alquran yang terdiri dari 114 surat dan 30 juz itu intisarinya berada dalam Qs. Al-fatihah. Sebagai contoh, misalnya QS. Al-Ikhlas berkorelasi dengan ayat ke-5 yakni “iyyaka na’budu waiyyaka nastain”

mabit 2017 2
Tujuan mabit itu sendiri selain mengasah ruhiyah para kader, juga memiliki nilai silaturrahim disana. Kalau selama ini para kader jarang bertemu, bahkan komunikasipun hanya menggunakan media sosial Whatsapp, disaat berkumpul seperti inilah, bisa lebih mengenal dan lebih dekat yang akan melahirkan ukhuwah yang positip.

ust. Sumitra sedang memeberikan tausiyah
ust. Sumitra sedang memeberikan tausiyah

Mabit Ramadhan 1438 H kali ini dihadiri 22 orang kader, sebagian berhalangan karena sudah melakukan i’tikaf 10 hari terakhir di masjid lain, ada pula yang sudah mudik ke kampung halamannya. Rangkaian acara mabit yang salah satunya qiyamullail, merupakan acara inti dimana kesyahduan dan totalitas ibadah begitu terasa. Apalagi diimami oleh ustadz Sumitra yang selama ini dikenal istiqomah di bidang Alquran.

Kebersamaan lain yang dirasakan adalah indahnya santap sahur bersama. Mungkin moment ini juga termasuk langka dan hanya berlaku setahun sekali. Acara mabitpun berakhir dengan kuliah shubuh yang disampaikan oleh ustadz Jaja. Alhamdulillah semoga Ramadhan yang akan datang masih menemani kita semua.

sahur bersama membawa keberkahan
sahur bersama membawa keberkahan

Penyanyi Jalanan Meriahkan Tajil On The Road

kelompok penyanyi jalanan "ELANG"
kelompok penyanyi jalanan “ELANG”

 

               TAKBIR…. TAKBIR….ALLAHU AKBAR…..” Suara salah seorang personil KPJ (Kelompok Penyanyi Jalanan) Elang, memecahkan suasana minggu sore (12/6) di bilangan Sukajadi kota Bandung. Mereka  terlihat  enjoy dan merasa menyatu  dengan kebiasaan para kader PKS ,  yang selalu meneriakkan takbir, sebagai penyemangat yang penuh cinta ilahiyah. Beberapa lagupun dipersembahkan, dalam memeriahkan acara primadona tahunan PKS, yakni Tajil On The Road.

Seperti tahun sebelumnya, jalan Sukajadi yang selalu ramai ini, dipenuhi oleh puluhan kader PKS,  yang sedang membagikan makanan tajil ke pengguna jalan untuk berbuka puasa. Tebar tajil sejumlah 2847 paket,  yang merupakan murni dari infak kader, tidak sampai satu jam, berpindah tangan kepada mereka yang lalu lalang di sekitaran jalan tersebut.

Senyum merekah menghiasi bibir mereka,  walaupun makanan yang diberikan alakadarnya, hanya sebatas menggugurkan sunnah yakni menyegerakan berbuka. Hal ini sangat membantu mereka yang sedang dalam perjalanan. “Alhamdulillah, PKS mah suka bagi-bagi buat buka,  walaupun Cuma setahun sekali”, ujar seorang ibu warga Cibarengkok, yang sengaja membawa tiga anaknya untuk menikmati tajil dari PKS.

berbagi ke pengendara tangki

Hadir dalam acara tersebut ketua DPC PKS Sukajadi, Agus Salim. Dalam arahannya beliau menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupkan apresiasi para kader,  yang merasa harus tampil di tengah-tengah masyarakat sebagai bukti, bahwa PKS peduli sesama dan selalu ingin berkhidmat untuk rakyat. Dilanjutkan sedikit tausiyah dari anggota dewan utusan Dapil 1 Ir. Endrizal Nazar. Beliau menukil sebuah hadist Nabi, yang menyebutkan bahwa pemberian tajil ini mendapatkan pahala yang sama dengan orang berpuasa yang kita berikan untuk berbuka.

pengendara sepeda motorpun cicipi tebar tajil
pengendara sepeda motorpun cicipi tebar tajil

Selain hadir Kelompok Penyanyi Jalanan, yang ikut memeriahkan jalannya acara, sebuah kehormatanpun datang dengan hadirnya  kapolsek Sukajadi. Di tengah kemacetan itu, selain ikut mentertibkan lalu lintas jalan, beliaupun menyempatkan diri   untuk berperan serta membagikan paket tajil ini.

Kapolsek Sukajadi Menyempatkan Tebar Tajil Kepada Warga
Kapolsek Sukajadi   Menyempatkan Tebar Tajil Kepada Warga

Sementara itu, pembagian tajil yang diselenggarakan PKS Sukajadi ini pula, diselenggarakan di jalan Cipaganti, persis di depan pom bensin Cipaganti. Semoga Tebar tajil ini, menjadi peretas dalam menempuh ketaqwaan. Karena tujuan Allah memerintahkan berpuasa, semata-mata agar manusia mampu meningkatkan taqwanya.  (wallahu a’lam)

 

http://bit.ly/2rkDILc

DRIVER OJEK ONLINE KESENGSEM SAMA PKS

Suasana Poskes di Cibogo - Sukajadi
                                        Suasana Poskes di Cibogo – Sukajadi

 

“Halo pak, saya sudah siap di depan nih”, suara driver ojek online itu, menyapa saya yang pagi itu terasa terburu-buru karena waktu sudah cukup siang untuk persiapan logistik Poskes  yang saban minggu pagi diadakan di jalan Cibogo samping tol Pasteur Sukajadi. Senyum ramah sang driver  tersungging dari bibirnya  sambil memberikan helm,sementara matanya tertuju ke tshirt yang saya kenakan.

 

“Mau kemana pak?”  tanyanya,  sedangkan   matanya belum lepas dari tulisan yang ada di T’shirt saya dengan PKS  No 3. “Tolong antar saya ke jl Cibogo ya pak” pinta saya sambil berharap semoga tidak kesiangan datang ke lokasi. “Bapak dari PKS ya?”, sambung dia selang beberapa menit perjalanan. “iya kang,” jawab saya singkat. “wah, sebenarnya saya mah suka malu sama orang PKS teh”. “malu kenapa kang?” timpal saya sambil mau tahu, ada apa sebenarnya yang berada dalam benak ayah muda ini. “maklum pak,saya mah orang baragajul” timpalnya.”Terus apa hubungannya dengan orang PKS?” Cecar saya seraya memiringkan muka,agar kuping saya bisa jelasmendengar apa yang diucapkan sang Driver. “saya mah orang ga bener, kalau orang PKS kelihatannya sholeh-sholeh. Terus rasa sosialnya yang tinggi. Kalau menolong orang tak pernah minta bayaran”.

 

“oh gitu ya, sebenarnya sama saja kang, yang namanya orang pasti ada sisi baik dan sisi jeleknya. Dan semua partai juga memiliki tujuan yang sama yaitu mau mensejahterakan masyarakat Indonesia,cuma dari cara dan strategi saja  yang berbeda”  hehe… jawaban saya semoga bijak.

“Iya sih pak, tapi saya melihat dan merasakan sendiri kalau ternyata kader PKS tuh pada baik-baik. Di mushola tempat  tinggal saya saja, yang rajin ngisi pengajian dan sholat berjamaah itu kader PKS. Orangnya ramah-ramah, rumah tangganya adem ayem. Pokoknya bikin ngiri saya melihatnya” demikian penjelasan kang Aris nama driver itu sambil diselingi senyuman yang terkekeh-kekeh.

“oya, bapak pakai baju pks, apa ada acara seputar PKS ?” Tanya kang Aris lagi , sementara hati saya masih  mencerna apa yang yang diungkapkan orang ini sebelum pertanyaan barusan.  Beberapa menit  lalu, dia bilang kalau kader PKS Sholeh, selalu berjamaah di masjid, orangnya ramah-ramah dan rumah tangganya yang selalu romantis,demikian yang saya tangkap dari paparan pria ini. Sebuah penilaian orang luar yang tulus ini, bagaikan tamparan bagi kader seutuhnya agar senantiasa menjaga image yang baik ini.

 

“Saya ke jalan Cibogo pasar tumpah ini,mau menghadiri acara Poskes kang. Acara ini merupakaan agenda pekanan DPC PKS Sukajadi. Di tempat ini, masyarakat yang lewat bahkan sudah ada yang rutin tiap pekan hadir untuk cek kesehatan.  Bapak atau keluarga yang lain mau tes tensi darah, kolesterol, asam urat dan gula darah,  bisa datang rutin ke Poskes PKS yang untuk daerah Sukajadi, kami memiliki dua tempat pelayanan, selain di Cibogo ada juga yang di Taman Marhamah depan hotel Sukajadi” . Terang saya pada kang Aris ini.

 

“Bayarnya berapa pak?”, timpal sang driver ini.

“kalau untuk cek tensi mah gratis kang, kalau untuk  cek darah seperti  asam urat,gula darah, kolesterol memang berbayar tapi super murah kalau dibandingkan dengan pengecekan di tempat lain. Karena tujuan kami meringankan beban masyarakat terutama yang tak mampu. Kalaupun bayar, itu hanya sebatas untuk mengganti  harga beli peralatan saja. Untuk cek gula darah taripnya Rp. 10.000, untuk asam urat taripny Rp. 13.000 dan untuk kolesterol cukup bayar Rp. 20.000 saja”. Penjelasan saya membuat  orang  ini terus bergumam kalu PKS memang luar biasa katanya.

 

Obrolan ringan kami terus berlanjut sampai pembahasan tentang pilkada DKI dan pilkada Jabar tahun depan. Beliaupun berharap agar PKS tetap pro rakyat dan akan selalu berada di hati rakyat. (Tiesna)

Yuk Membaca Di Taman Marhamah

keceriaan anak-anak bersama kak Ami
keceriaan anak-anak bersama kak Ami

 

            Bila kamu ingin tahu dunia, maka membaca adalah solusinya. Bila membaca ingin menyenangkan, datang ke Taman Marhamah bisa jadi pilihan. Setiap minggu pagi, disini digelar agenda rutin pekanan DPC PKS Sukajadi yang diantaranya mendorong warga sekitar agar senang membaca.

Setelah launching taman baca tiga pekan lalu, tepatnya 22 januari 2017, masyarakat Sukajadi khususnya anak-anak bisa membaca sambil rileks ditemani suasana sejuk yang terpancar dari pepohonan yang ada di sekitar taman. Apalagi kalau ada kak Ami Ori, anak-anak lebih antusias karena cerita bergambar jadi lebih berasa asyik karena langsung didongengkan oleh beliau.

Taman membaca ini sebenarnya melengkapi kegiatan poskes pekanan yang sudah berlangsung di tempat tersebut. Di poskes inilah masyarakat dapat memeriksa kesehatan berupa cek asam urat, kolesterol, gula darah, tensi ataupun konsultasi kepada petugas.⁠⁠⁠⁠ (Tiesna)

PUSAT KHIDMAT SUKAJADI LAUNCHING TAMAN BACA MARHAMAH

kak Ami sedang bercerita
kak Ami sedang bercerita

“Reading Society” sebuah aktivitas untuk mencerdaskan anak bangsa, selama ini sangat kurang. Kegemaran membaca di Indonesia sangat rendah bila dibandingkan dengan indeks negara lain. Bahkan dalam lingkup Asean, Indonesia menempati urutan ke-3 terbawah diatas Kamboja dan Laos.

Berdasarkan survei yang dilakukan UNESCO, indeks tingkat membaca masyarakat Indonesia berada di kisaran 0,001%. Ini berarti hanya satu orang dari 1000 penduduk Indonesia yang serius gemar membaca.

 

Atas dasar itulah, Pusat Khidmat DPC PKS Sukajadi, yang saban minggu menggelar acara poskes di taman Marhamah Sukajadi, pada minggu (22/01/2017) launching Taman Baca yang resmi dibuka camat Sukajadi Drs. Yudi Hermawan. Taman Baca yang merupakan program “Rumah Cerdas”, InsyaAllah setiap pekannya akan memudahkan masyarakat di bilangan Sukajadi kota Bandung, agar gemar membaca.

“Koleksi bukunya memang belum begitu banyak, dan kami masih terus mengetuk masyarakat agar menginfakkan atau meminjamkan buku ke Taman Baca ini”, ujar Herman selaku kasie Kesra DPC PKS Sukajadi.

Acara launching ini juga, menghadirkan kak Ami Ori pembawa acara di rubrik “Dongeng Dodo & Nisa” yang tayang tiap minggu di MQTV. Anak-anak sangat menikmati cerita edukasi yang dibawakan kak Ami dan Dodo sang boneka yang mengundang gelak tawa.

Sosialisasi Pembuatan Biopori
Sosialisasi Pembuatan Biopori

Pada kesempatan itu pula,diadakan sosialisasi pembuatan lubang resapan biopori, yang gunanya mengedukasi masyarakat  akan manfaat biopori yang merupakan teknologi tepat guna dan ramah lingkungan untuk mengatasi banjir. Dan taman marhamah atau taman Sukajadi ini ke depannya akan dipenuhi lubang biopori.

MENGENAL PKS LEBIH DEKAT MELALUI TOP

IMG_9825

“Tak Kenal Maka Tak Sayang”, pepatah lama yang oleh kader dakwah diganti menjadi Tak Kenal Maka Ta’aruf . Alasan ini pula DPC PKS Sukajadi mengadakan acara TOP (Training Orientasi Partai) yang terselenggara pada hari sabtu, 26 november 2016 di RM Raja Sunda Pasteur, Bandung. Acara ini mempunyai tujuan untuk memperkenalkan PKS pada masyarakat, terutama para pemilih pemula.

Drs. Yudi Hermawan (camat kecamatan Sukajadi)
Drs. Yudi Hermawan (camat kecamatan Sukajadi)

ketua DPC PKS Sukajadi, Agus Salim menjelaskan bahwa PKS merupakan partai terbuka yang mau bersaudara sama siapa saja dan selalu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. PKS juga selalu menjaga nilai-nilai keislaman dan tak mengenal arogansi. Dalam paparannya, beliau mengutarakan tentang program-program PKS ke depan dan program yang telah terealisasi, diantaranya baksos, poskes pekanan di dua titik yakni di Cibogo dan Taman Marhamah. Dalam bidang olahraga, ada futsal, renang dan memanah. Sedangkan di bidang pendidikan, PKS Sukajadi telah melakukan pengajian beasiswa. Banyak sebenarnya program yang sudah terlaksana rutin yang tidak disebutkan Agus salim. Seperti cukur gratis tiap hari sabtu, GPS bersama warga, program tahunan Takjil On The Road, sosialisasi Bank sampah, dan lain-lain. Kejelasan program sebuah partai harus betul-betul real dan diketahui khalayak, sehingga para pemilih mendapat manfaat.

Dalam kesempatan tersebut, hadir juga Camat Sukajadi, Drs. Yudi Hermawan yang dalam pidatonya, menghaturkan banyak terimakasih pada PKS yang banyak membantu pihaknya dalam banyak hal, yang diantaranya membantu di bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Dan acara pengenalan partai melalui TOP ini menurut beliau sangat bagus karena merupakan sosialisasi positif dalam mengedukasi masyarakat dalam berdemokrasi, sehingga dengan adanya partai sebagai wadah penyaluran hak demokrasi terkait cita-cita dan keinginan masyarakat sebenarnya.

Pak Camat juga mengingatkan peserta TOP, yang didasari pengamatannya akan percaturan politik saat ini, jangan terpancing dengan beredarnya berita-berita Hoax, tapi bijak dan santun dalam bersosmed.

ust. Rahmat Puryodo
ust. Rahmat Puryodo

Peserta yang hadir sangat antusias dan interaktif, ketika materi pengenalan PKS dibawakan ustadz Rahmat Puryodo, yang kiprahnya selama ini sangat membantu umat dengan terapi shalat khusunya. Pria lulusan IPB jurusan budidaya pertanian ini, memaparkan bagaimana ketertarikan akan PKS, yang awalnya sangat anti terhadap partai tapi jadi jatuh cinta setelah tahu bahwa lewat partai dakwah ini ternyata membawanya lebih mencintai Allah. Partai ini bukan semata meramaikan perpolitikan di negeri ini, akan tetapi lebih dari itu karena dapat membawa seseorang untuk lebih dekat, ridho dan bahagia sama Allah sehingga pada ujungnya dapat mencintai karena Allah.

Di sesi akhir, peserta ditambah wawasannya tentang Islam, politik dan politik Islam yang dibawakan oleh ustadz Asep Rodhi. Mantan anggota Legislatif DPRD Kota Bandung ini, memaparkan tentang apa politik Islam. Menurutnya, berpolitik tanpa menambahkan nilai keislaman maka sudah dipastikan orang tersebut menjadi sekuler. Politik dan Islam tak bisa dipisahkan, karena spektrum islam yang syamil (menyeluruh) telah mengatur dalam segala aspek kehidupan. Maka hadirnya PKS, diharapkan membawa berkah tersendiri bagi bangsa dan negara ini. (Tiesna)